Surely Tomorrow Episode 12: Recap, Review, dan Ending Explained

Surely Tomorrow Episode 12 menjadi episode terakhir yang menutup perjalanan emosional Ji-woo dan Kyeong-do. Dalam recap Surely Tomorrow episode 12 ini, penonton diajak menyaksikan bagaimana konflik lama akhirnya terungkap, hubungan yang tertunda diuji kembali, dan sebuah keputusan besar diambil menjelang ending Surely Tomorrow.

Ji-woo dan Tekanan yang Tak Pernah Benar-Benar Pergi

Episode 12 Surely Tomorrow dibuka dengan Ji-woo yang terlihat kelelahan secara mental. Tekanan pekerjaan masih menghantuinya, membuat ia berusaha mencari cara sederhana untuk menenangkan diri. Ji-woo akhirnya mengunjungi laundromat dan tanpa sengaja menghabiskan waktu bersama orang tua Kyeong-do.

Mereka memesan makanan bersama, berbincang ringan, dan di momen itu Nam-sook dengan tulus mengucapkan terima kasih atas semua yang telah Ji-woo lakukan untuk keluarganya. Bagi Ji-woo, kehadiran orang tua Kyeong-do perlahan menjadi tempat pulang di saat rasa sepi datang.

Apa yang Terjadi pada Min-woo di Episode 12?

Konflik besar dalam Surely Tomorrow episode terakhir berpusat pada Min-woo. Kyeong-do menemui Da-hye di penjara dan menemukan fakta penting: pemasok obat Min-woo ternyata juga menyuplai narkoba kepada Da-hye. Dari pertemuan ini, nama pemasok akhirnya terungkap.

Kyeong-do, Doo-jin, Bo-ra, dan Sung-chul mulai menyusun investigasi. Mereka menemukan hubungan langsung antara pemasok Min-woo dan perusahaan farmasi yang selama ini menyediakan obat-obatan tersebut. Dalam kasus Min-woo Surely Tomorrow, Bo-ra mengusulkan agar bukti video sabotase kesehatan Ji-yeon juga disertakan.

Artikel investigasi pun dirilis. Isinya membuktikan bahwa Min-woo telah membius istrinya sendiri hingga menyebabkan Alzheimer. Dampaknya besar. Polisi segera turun tangan, dan Sekretaris Yoo akhirnya mengaku telah memberikan obat atas perintah Min-woo. Tak lama kemudian, Min-woo ditangkap dan dipenjara, menandai berakhirnya kejahatan Min-woo dalam cerita ini.

Hubungan Ji-woo dan Kyeong-do Setelah Skandal Terungkap

Setelah semuanya terbongkar, hubungan Ji-woo dan Kyeong-do justru masih dipenuhi jarak. Ibu Ji-woo, Hyun-kyung, akhirnya meminta maaf atas tahun-tahun pengabaian dan mendoakan kesuksesan brand mewah baru Ji-woo.

Dalam kesepiannya, Ji-woo kerap mengunjungi orang tua Kyeong-do, membicarakan putra mereka. Ia juga mulai sering datang ke tempat kerja Kyeong-do dengan membawa makanan untuk seluruh tim. Namun, Ji-woo kecewa saat mengetahui Kyeong-do tidak ikut makan malam bersama.

Ternyata, Kyeong-do sengaja menghindarinya. Ia takut hubungannya dengan Ji-woo akan kembali memicu sorotan publik dan merusak reputasi Ji-woo. Di sinilah hubungan Ji-woo dan Kyeong-do kembali diuji oleh tekanan luar.

Cara Kyeong-do Menghadapi Kesehatan Mentalnya

Melihat kondisi mental putra mereka, orang tua Kyeong-do memaksanya mengambil cuti panjang selama satu tahun. Awalnya menolak, Kyeong-do akhirnya setuju dan memberi tahu Ji-woo bahwa ia akan pergi ke Kuba dan melanjutkan perjalanan ke berbagai negara.

Ji-woo mengantarnya ke bandara dengan senyum yang ditahan. Namun, begitu perjalanan pulang dimulai, air mata tak lagi bisa disembunyikan.

Setahun kemudian, Ji-woo sukses menjalankan Jarim dan berbagai brand anak perusahaan. Sementara itu, Kyeong-do masih menjalani perjalanannya, dan Ji-woo tetap dekat dengan orang tua Kyeong-do.

Dalam sebuah percakapan, Ji-woo bercerita tentang pengalamannya mencoba gaun pengantin. Nam-sook terharu dan berharap suatu hari kisah cinta Ji-woo dan Kyeong-do bisa menemukan jalannya kembali.

Mengapa Kyeong-do Kembali ke Korea Selatan?

Kyeong-do menikmati hidupnya sebagai turis. Ia kini berada di Malaga, mengenang momen-momen bersama Ji-woo. Di waktu yang hampir bersamaan, Ji-woo melakukan perjalanan kerja ke Barcelona dan bertemu para desainer.

Kenangan tentang Kyeong-do kembali muncul, hingga akhirnya Ji-woo juga pergi ke Malaga. Meski berada sangat dekat, mereka tidak pernah bertemu.

Suatu hari, Jeong-min menghubungi Kyeong-do dengan kabar duka: Woo-sik meninggal dunia. Kyeong-do segera pulang ke Korea dan mengetahui bahwa Woo-sik tewas dalam kebakaran teater saat pertunjukan berlangsung.

Di pemakaman, Kyeong-do runtuh. Momen perpisahan ini menjadi salah satu adegan paling emosional di Surely Tomorrow episode 12.

Apakah Ji-woo dan Kyeong-do Akhirnya Bersama?

Setelah pemakaman Woo-sik, Kyeong-do berbicara dengan Ji-woo tentang rencananya melanjutkan perjalanan dan mengambil barang-barangnya. Meski perasaannya masih kuat, Ji-woo justru mendorong Kyeong-do untuk pergi dan menikmati sisa perjalanannya.

Kyeong-do kembali berada di bandara, bersiap meninggalkan Korea untuk kedua kalinya.

Ending Explained Surely Tomorrow Episode 12

Ji-woo akhirnya mengetahui rencana keberangkatan Kyeong-do dan berlari ke bandara. Di sana, ia mengakui bahwa dirinya tak lagi peduli pada reaksi publik dan akhirnya menyatakan cinta.

Kyeong-do, yang sebenarnya hanya menunggu satu kepastian dari Ji-woo, meminta Ji-woo untuk tinggal bersamanya. Ending Surely Tomorrow ditutup dengan pelukan keduanya—sebuah akhir terbuka yang penuh harapan tentang masa depan yang mereka pilih sendiri.

Review Surely Tomorrow Episode 12

Dalam review Surely Tomorrow episode 12, terlihat jelas bahwa drama ini memulai cerita dengan konsep yang kuat, namun kehilangan arah di pertengahan. Kematian Woo-sik terasa mendadak dan kurang berdampak pada konflik utama.

Kehilangan sahabat memang menyedihkan, tetapi tidak benar-benar menjawab alasan mengapa Ji-woo dan Kyeong-do tidak bisa bersama karena tekanan publik. Perjuangan Kyeong-do melawan kecanduan sebenarnya emosional dan kuat, namun perannya sebagai penyelamat keluarga Seo terasa klise.

Melihat drama romansa Park Seo-joon berakhir seperti ini terasa sedikit mengecewakan, terutama jika dibandingkan dengan romcom-romcomnya terdahulu yang lebih ringan dan menghibur.

Pro Bono Episode 12: Recap, Review, dan Penjelasan Ending (Tamat)Review Lengkap & Ending Explained *Inception*: Ketika Mimpi, Realitas, dan Kesadaran Saling Bertabrakan

Related

Tinggalkan komentar