IRIS merupakan drama Korea bergenre spionase tahun 2009 dan menjadi salah satu tonggak penting dalam perkembangan drama action Korea Selatan. Serial ini dibintangi oleh deretan aktor papan atas seperti Lee Byung-hun, Kim Tae-hee, Jung Joon-ho, Kim Seung-woo, Kim So-yeon, serta T.O.P (Choi Seung-hyun) dari BIGBANG. Dengan latar cerita agen rahasia dan konflik politik internasional, IRIS berhasil memadukan aksi, romansa, dan thriller dalam satu narasi besar yang ambisius.
Cerita berpusat pada dua sahabat karib dari Batalyon Misi Khusus 707, yaitu Kim Hyun-jun dan Jin Sa-woo. Keduanya direkrut ke dalam sebuah organisasi intelijen rahasia Korea Selatan bernama National Security Service (NSS). Seiring perjalanan mereka sebagai agen rahasia, kesetiaan diuji, aliansi berubah, dan konspirasi global membawa mereka melintasi berbagai negara seperti Hongaria, Jepang, dan Cina. Drama ini terdiri dari 20 episode dan ditayangkan di KBS2 dari 14 Oktober hingga 17 Desember 2009.
Awal Perekrutan dan Lahirnya Agen NSS
Kim Hyun-jun (Lee Byung-hun) dan Jin Sa-woo (Jung Joon-ho) digambarkan sebagai dua prajurit elit yang telah lama berlatih bersama dan memiliki hubungan layaknya saudara. Tanpa mereka sadari, kemampuan luar biasa yang mereka miliki menarik perhatian NSS. Keduanya secara terpisah dibina oleh seorang agen wanita yang cerdas dan menawan, Choi Seung-hee (Kim Tae-hee).
Dalam sebuah operasi rahasia, Hyun-jun dan Sa-woo diculik dan menjalani serangkaian tes ekstrem berupa simulasi penyiksaan. Tes ini dirancang untuk menilai ketahanan fisik dan mental calon agen NSS. Keduanya berhasil lolos dan dinyatakan layak bergabung, meski tidak mengetahui bahwa Seung-hee adalah bagian dari rencana perekrutan tersebut. Dalam prosesnya, benih-benih cinta tumbuh, terutama antara Hyun-jun dan Seung-hee, yang diam-diam menyimpan perasaan satu sama lain.
Rahasia NSS dan Konflik Emosional
Setelah resmi bergabung, mereka diperkenalkan kepada Baek San (Kim Yeong-cheol), direktur NSS yang menjelaskan bahwa organisasi ini beroperasi di luar hukum publik. NSS bertugas menjaga keamanan nasional Korea Selatan melalui operasi intelijen gelap, termasuk pembunuhan target berbahaya. Didirikan pada tahun 1976 di era Presiden Park Chung-hee, keberadaan NSS bahkan dirahasiakan dari presiden yang sedang menjabat.
Ketegangan meningkat ketika Hyun-jun dan Sa-woo mengetahui bahwa Seung-hee sebenarnya adalah agen NSS yang menyamar. Rasa dikhianati pun muncul, terutama pada Hyun-jun yang merasa emosinya dipermainkan. Namun, setelah konfrontasi emosional, hubungan mereka justru semakin dalam. Keduanya menjalin hubungan romantis secara diam-diam, jauh dari pengawasan rekan-rekan mereka di NSS.
Pengkhianatan di Hongaria dan Lahirnya IRIS
Konflik utama dimulai saat Hyun-jun dikirim dalam misi solo ke Hongaria. Meski berhasil menyelesaikan tugasnya, ia terluka dalam pelarian dan mendapati fakta pahit bahwa dirinya dikhianati oleh Sa-woo. Upaya Seung-hee untuk menyelamatkan Hyun-jun berakhir tragis ketika sebuah ledakan mobil memisahkan mereka. Keduanya dibuat percaya bahwa satu sama lain telah tewas.
Hyun-jun kemudian diselamatkan oleh sosok misterius dan diperkenalkan pada organisasi rahasia bernama IRIS, kelompok bayangan dengan agenda global yang berbahaya. Dari sinilah narasi drama berkembang menjadi konspirasi internasional berskala besar.
Teror Politik dan Ancaman Reunifikasi Korea
Setahun kemudian, Hyun-jun kembali ke Korea Selatan dengan satu tujuan: balas dendam. Pada saat yang sama, proses reunifikasi Korea Utara dan Selatan mulai dibicarakan secara serius. IRIS melihat hal ini sebagai ancaman dan berupaya menggagalkannya melalui aksi teror, termasuk penyanderaan di sebuah pusat perbelanjaan.
Hyun-jun ditunjuk sebagai negosiator untuk Presiden Cho Myung-ho (Lee Jung-gil). Konflik memuncak dengan kematian Jin Sa-woo, sementara proses perdamaian tetap dilanjutkan meski penuh hambatan.
Klimaks di KTT Reunifikasi
Pada pertemuan puncak reunifikasi, Hyun-jun diminta langsung oleh presiden untuk berada di sisinya. NSS kemudian menyadari bahwa mereka telah tertipu: agen IRIS yang dikira tewas ternyata hanyalah sandera. Agen IRIS yang sesungguhnya berhasil menyusup dan menggantikan petugas keamanan dengan tujuan membantai seluruh delegasi.
Rencana ini nyaris berhasil hingga Seung-hee mengambil langkah berani dengan menyamar sebagai agen IRIS. Tindakannya menciptakan kekacauan yang justru menggagalkan rencana pembantaian. Berkat upaya bersama, presiden Korea Selatan dan delegasi Korea Utara selamat, dan Hyun-jun kembali menjadi pahlawan.
Akhir Tragis yang Membekas
Setelah semua konflik mereda, Hyun-jun dan Seung-hee memutuskan keluar dari NSS demi menjalani kehidupan normal. Seung-hee menunggu di sebuah mercusuar, tempat Hyun-jun berencana melamarnya. Namun takdir berkata lain. Dalam perjalanan menuju mercusuar, Hyun-jun ditembak oleh penembak jitu dan meninggal dunia sambil memandang Seung-hee dari kejauhan, tanpa pernah sempat bertemu kembali.
Detail Drama Korea IRIS

- Judul: IRIS
- Revised Romanization: Airiseu
- Hangul: 아이리스
- Genre: Action, Romance, Thriller
- Sutradara: Yang Yun-ho, Kim Kyu-tae
- Penulis: Kim Hyun-joon, Jo Kyu-won, Kim Jae-eun
- Produser: Jung Tae-won, Choi Ji-young
- Network: KBS2
- Jumlah Episode: 20
- Tanggal Tayang: 14 Oktober – 17 Desember 2009
Pemeran Utama Drama Korea IRIS
Lee Byung-hun sebagai Kim Hyun-jun

Agen NSS dengan nama kode TK1, dikenal memiliki ingatan fotografi, kemampuan atletik luar biasa, dan keahlian senjata yang mumpuni.
Kim Tae-hee sebagai Choi Seung-hee
Pemimpin tim NSS yang ahli dalam profiling psikologis dan menjadi kunci perekrutan Hyun-jun serta Sa-woo.
Jung Joon-ho sebagai Jin Sa-woo
Sahabat sekaligus rival Hyun-jun dengan nama kode TK2, sosok rasional yang akhirnya terjebak dalam konflik kesetiaan.
Kim Seung-woo sebagai Park Cheol-young
Kepala keamanan Korea Utara yang berpengalaman dan menjadi figur penting dalam konflik diplomatik.
Kim So-yeon sebagai Kim Seon-hwa
Perwira tinggi Korea Utara yang tangguh dan menyimpan konflik batin akibat perasaannya pada Hyun-jun.
T.O.P sebagai Vick
Pembunuh misterius yang bekerja untuk organisasi rahasia dengan perintah dari sosok bernama Mr. Black.
Prestasi dan Pengaruh IRIS
Drama Korea IRIS diproduksi dengan anggaran lebih dari 40 miliar won, menjadikannya salah satu drama termahal pada masanya. Bersama spin-off Athena: Goddess of War, IRIS mencetak sejarah sebagai drama Korea dengan skala produksi terbesar. Serial ini meraih kesuksesan besar dengan rating rata-rata di atas 30% dan mendominasi slot penayangan mingguannya. Di KBS Drama Awards 2009, IRIS meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Daesang Award untuk Lee Byung-hun.
IRIS tidak hanya dikenang sebagai drama spionase populer di masanya, tetapi juga sebagai titik penting dalam perkembangan genre action di industri drama Korea. Skala produksinya yang besar, pendekatan cerita yang lebih dewasa, serta keberanian mengangkat konflik politik internasional menjadikan IRIS sebagai referensi bagi banyak drama action setelahnya. Pembahasan lebih lanjut mengenai pengaruh IRIS terhadap drama action Korea dapat dilihat dari bagaimana standar visual, narasi, dan karakter agen rahasia berkembang dalam K-drama modern.



