Industri film global sepanjang tahun 2025 menghadirkan dinamika yang menarik untuk disimak. Di tengah gempuran sekuel, remake, dan adaptasi dari waralaba populer, satu fakta besar muncul ke permukaan: peta kekuatan box office dunia tidak lagi sepenuhnya dikuasai Hollywood. Tahun ini, film animasi asal China berjudul Ne Zha 2 berhasil mencatatkan diri sebagai film terlaris secara global, mengungguli produksi raksasa dari Amerika Serikat.
Capaian tersebut menjadi penanda penting bahwa industri film Asia, khususnya China, semakin matang dan mampu bersaing di pasar internasional. Sementara itu, studio-studio besar seperti Disney, Universal Pictures, dan Warner Bros tetap menunjukkan taring mereka lewat deretan film beranggaran besar yang menyasar penonton lintas generasi.
Artikel ini akan mengulas secara lengkap 10 film global terlaris tahun 2025, dilengkapi dengan gambaran tren industri, pencapaian box office, serta alasan mengapa film-film ini mampu menarik jutaan penonton di seluruh dunia.
Tren Film Global Sepanjang 2025
Sebelum masuk ke daftar, penting untuk melihat gambaran besar industri film tahun ini. Ada beberapa pola yang cukup konsisten muncul:
1. Sekuel Masih Merajai
Mayoritas film terlaris 2025 merupakan lanjutan dari waralaba yang sudah memiliki basis penggemar kuat. Sekuel menawarkan rasa familiar yang membuat penonton merasa aman saat memilih tontonan di bioskop.
2. Adaptasi Animasi dan Gim Semakin Diminati
Adaptasi dari film animasi klasik dan gim populer kembali membuktikan daya tariknya. Strategi ini efektif menjangkau penonton lama sekaligus generasi baru.
3. Pasar Internasional Semakin Dominan
Pendapatan dari luar Amerika Utara kini memegang peranan penting. Beberapa film bahkan memperoleh lebih dari 60 persen pendapatan globalnya dari pasar internasional.
4. Bangkitnya Kekuatan Asia
Kesuksesan Ne Zha 2 dan Demon Slayer: Infinity Castle menunjukkan bahwa film Asia bukan lagi sekadar pasar regional, melainkan pemain utama di panggung global.
1. Ne Zha 2 – Raja Box Office Global 2025
Menempati posisi pertama, Ne Zha 2 menjadi fenomena besar di industri film dunia. Film animasi yang disutradarai oleh Yang Yu (Jiaozi) ini berhasil meraih pendapatan global sekitar US$1,9 miliar, angka yang luar biasa untuk sebuah film animasi non-Hollywood.
Sebagian besar pendapatan film ini berasal dari pasar internasional, khususnya China, yang dikenal memiliki basis penonton domestik sangat kuat. Keberhasilan Ne Zha 2 tidak lepas dari kekuatan cerita yang mengadaptasi mitologi China dengan pendekatan modern, visual animasi berkualitas tinggi, serta karakter yang sudah dicintai sejak film pertamanya.
Film ini menjadi bukti bahwa cerita lokal dengan eksekusi global mampu menembus batas budaya dan bahasa.
2. Lilo & Stitch – Nostalgia Disney yang Berbuah Manis

Disney kembali menuai kesuksesan lewat versi live-action Lilo & Stitch. Film ini berhasil mencatatkan pendapatan global sekitar US$1 miliar, menjadikannya salah satu rilisan tersukses Disney tahun ini.
Daya tarik utama film ini terletak pada unsur nostalgia. Penonton yang tumbuh bersama versi animasinya kembali ke bioskop, sementara generasi baru diperkenalkan pada kisah persahabatan unik antara manusia dan makhluk luar angkasa.
Kombinasi cerita keluarga, humor ringan, dan pesan emosional membuat Lilo & Stitch diterima dengan baik di berbagai negara.
3. A Minecraft Movie – Dunia Gim yang Hidup di Layar Lebar

Adaptasi gim populer Minecraft akhirnya membuahkan hasil yang sangat memuaskan. A Minecraft Movie meraih pendapatan global mendekati US$1 miliar, membuktikan besarnya potensi adaptasi gim bila digarap dengan tepat.
Film ini memanfaatkan popularitas gim yang telah dimainkan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Elemen kreativitas, petualangan, dan kebebasan berekspresi yang menjadi ciri khas Minecraft berhasil diterjemahkan ke dalam format film yang ramah keluarga.
4. Zootopia 2 – Sekuel yang Ditunggu Penggemar

Setelah penantian panjang, Zootopia 2 akhirnya hadir dan langsung mencatatkan prestasi gemilang. Hingga akhir 2025, film ini mengumpulkan pendapatan global lebih dari US$900 juta.
Sekuel ini kembali membawa isu sosial yang relevan, dibalut dalam dunia fabel yang penuh warna. Karakter-karakter lama yang ikonik dipadukan dengan konflik baru, membuat film ini terasa segar meski tetap familiar.
5. Jurassic World: Rebirth – Dinosaurus yang Tak Pernah Sepi Peminat
Waralaba Jurassic kembali membuktikan daya tahannya lewat Jurassic World: Rebirth. Film ketujuh dalam semesta Jurassic Park ini berhasil menembus pendapatan global sekitar US$868 juta.
Meski telah berjalan puluhan tahun, daya tarik dinosaurus di layar lebar tampaknya belum memudar. Skala produksi besar dan adegan aksi spektakuler menjadi nilai jual utama film ini.
6. Demon Slayer: Infinity Castle – Rekor Baru dari Jepang

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba – The Movie: Infinity Castle mencetak sejarah sebagai film Jepang terlaris sepanjang masa. Dengan pendapatan global sekitar US$662 juta, film ini mempertegas kekuatan anime di pasar internasional.
Basis penggemar yang solid, kualitas animasi tinggi, dan cerita emosional menjadi faktor utama kesuksesan film ini. Tidak hanya sukses di Jepang, Demon Slayer juga tampil kuat di Amerika Utara dan berbagai negara Asia.
7. How to Train Your Dragon – Versi Live-Action yang Meyakinkan

Versi live-action dari How to Train Your Dragon berhasil meraih pendapatan global lebih dari US$636 juta. Adaptasi ini dinilai cukup berhasil menjaga esensi cerita animasinya.
Hubungan emosional antara karakter utama dan naga peliharaannya tetap menjadi kekuatan utama film ini, didukung oleh visual efek yang memukau.
8. F1: The Movie – Balapan dan Drama di Lintasan

Film bertema Formula 1 yang dibintangi Brad Pitt ini tampil sebagai kejutan manis. F1: The Movie mengumpulkan pendapatan global sekitar US$631 juta.
Film ini tidak hanya menyasar penggemar balap, tetapi juga penonton umum lewat drama personal dan tensi kompetisi yang intens.
9. Superman – Awal Baru di Tangan James Gunn

Superman versi terbaru yang digarap James Gunn menjadi langkah awal semesta DC yang baru. Film ini meraih pendapatan global lebih dari US$616 juta.
Pendekatan cerita yang lebih segar dan humanis membuat karakter Superman kembali relevan bagi penonton modern.
10. Mission: Impossible – The Final Reckoning

Menutup daftar, Mission: Impossible – The Final Reckoning menjadi penutup perjalanan panjang Ethan Hunt di layar lebar. Film ini mengumpulkan pendapatan global sekitar US$598 juta.
Sebagai film terakhir dalam waralaba, film ini menawarkan aksi intens dan skala cerita besar yang memuaskan penggemar setianya.
Kesimpulan: 2025, Tahun Perubahan Box Office Global
Daftar 10 film global terlaris 2025 menunjukkan bahwa industri film dunia sedang bergerak menuju keseimbangan baru. Hollywood masih kuat, tetapi bukan lagi satu-satunya pusat perhatian. Keberhasilan Ne Zha 2 dan Demon Slayer menjadi sinyal bahwa pasar global kini lebih terbuka terhadap cerita dari berbagai budaya.
Bagi penonton, kondisi ini tentu menguntungkan karena pilihan tontonan semakin beragam. Sementara bagi industri, 2025 akan dikenang sebagai tahun ketika peta kekuatan box office mulai bergeser secara nyata.



