Inilah Tips Wisata Backpacking Sukses dan Lancar

Tips Wisata Backpacking Sukses dan Lancar – Bagi sebagian orang, wisata backpaking merupakan cara asyik untuk mengeksplorasi alam dan menyusuri medan di jalur terpencil. Apa sih backpacking itu ? Di negara-negara maju, aktivitas backpacking biasa dilakukan oleh para lulusan SMA, untuk mengisi waktu sebelum masuk kuliah. Ada jeda beberapa bulan antara waktu kelulusan dengan jadwal masuk kuliah. Nah, jeda waktu ini sering dimanfaatkan untuk kegiatan backpacking. Mahasiswa yang baru lulus kuliah juga sering melakukannya sebelum mereka membuat surat lamaran mendaftar ke dunia kerja.
Walaupun banyak dilakukan oleh orang-orang muda, ini bukan berarti bahwa pelaku backpacking hanya para remaja dan mahasiswa saja. Ada cukup banyak profesional yang sudah berkarir selama bertahun-tahun, berhenti kerja hanya untuk backpacking. Ini dikenal sebagai vagabond, atau orang yang berjalan-jalan tapi tidak memiliki pekerjaan. Bahkan, kini backpacking juga dilakukan oleh lansia. Meskipun sudah berumur, cukup banyak yang masih percaya diri memanggul backpack di bahu mereka.

Tips Wisata Backpacking Sukses dan Lancar

Nah, agar wisata backpacking sukses dan bebas dari kendala, perhatikan panduan berikut :

Tempat dan waktu backpacking

Pelajarilah peta lokasi dan kumpulkan informasi tentang daerah yang akan Anda jelajahi. Lalu perkirakan waktu yang dibutuhkan untuk tiba di tujuan. Jangan lupa menambah perkiraan waktu untuk berjaga-jaga sekiranya terjadi keterlambatan.

Perkemahan

Sebelum melakukan kemah, mintalah izin terlebih dahulu oleh penduduk setempat dan jangan lupa cari tahu peraturan-peraturan yang berlaku di lingkungan sekitar untuk menghindari kesalahpahaman yang mungkin terjadi. Pelajari juga pola cuaca tempat dan selalu siapkan diri untuk perkiraan cuaca terburuk.
Tips Wisata Backpacking Sukses dan Lancar

Pakaian

Berpakaianlah menggunakan baju berlapis-lapis dan bersiaplah terhadap perubahan iklim dan temperatur saat berada di daerah yang lebih tinggi dan ketika menjelang malam. Hindari penggunaan jeans atau pakaian berbahan katun. Gunakan pakaian yang longgar untuk memudahkan gerak ruang tubuh Anda.

Sesuaikan diri

Pastikan Anda paham akan kondisi medan yang akan diarungi dan cobalah untuk membiasakan diri anda dengan keadaan. Misalnya, tahu bagaimana menghidupkan tungku api sehingga Anda tak harus terperangkap dalam gelap dan kedinginan.

Beban bawaan

Ketahui dengan pasti apa yang harus dibawa dan seberapa lama Anda bisa mengangkutnya tanpa harus membuat diri Anda lelah berlebih. Beban yang dibawa tak boleh lebih dari 25% dari berat tubuh Anda, jadi bijaklah membawa yang dibutuhkan.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan