Resep Sarikayo, Cocok untuk buka Puasa

Di daerah Padang, Sarikayo merupakan salah satu hidangan khas di bulan Ramadhan atau saat puasa. Sarikayo menjadi hidangan penutup yang manis lembut. Kebanyak orang di luar Sumatera, biasa menyebut makanan ini dengan kue srikaya. Walaupun namanya mirip dengan nama buah, namun proses pembuatan hingga rasanya, sama sekali tidak ada hubungan dengan buah Srikaya.

Sarikayo menjadi spesial karena menggunakan pewarna alami, baik daun suji atau pandan untuk yang menghasilkan warna hijau, atau gula merah untuk hasil warna cokelat. Berikut ini adalah tahapan membuatnya, seperti dilansir dari KompasTravel.

Resep Sarikayo, Cocok untuk buka Puasa
gbr dr kompas.com

Untuk menghasilkan warna hijau, pertama-tama Anda perlu menggunakan sekitar 20 lembar daun pandan tua, yang berwarna hijau pekat. Pandan tua sendiri selain warna hijaunya yang pekat, juga lebih wangi untuk adonan.

“Sebenarnya aslinya menggunakan daun suji, tapi karena sekarang makin sulit diperoleh, bisa pake pandan, malah sekalian wangi,” ujar Astrid Enricka, yang memimpin demo masak dari komunitas Aku Cinta Masakan Indonesia (ACMI).

Daun tersebut diblender menggunakan air 100 mililiter secara perlahan. Sementara itu, siapkan kocokan enam butir telur ayam dicampur air gula secukupnya.

“Di Sumatera sebenarnya sarikayo pakai telor bebek lebih sedap, cuma lagi-lagi yang mudah dicari telur ayam,” ujarnya.

Setelah semuanya selesai, masak santan 900 ml dengan api kecil. Tuangkan daun suji yang telah diblender, tapi dengan cara disaring ampasnya terlebih dahulu. Setelah itu kocokan telur dan air gula pun dimasukkan dalam panci berisi santan tersebut. Namun yang perlu diingat sebelum semuanya tercampur, bahan yang dimasukkan harus disaring terlebih dahulu.

Jangan lupa, Anda harus terus mengaduk campuran santan tersebut, agar tidak pecah dan menggumpal. Sebelum diangkat, tuangkan maizena yang sudah dilarutkan oleh air, dua sendok teh.

Sambil terus mengaduk sekitar 10 menit dengan api kecil. Anda bisa menambahkan garam secukupnya. Setelah tak ada gumpalan dan tercampur rata, adonan tersebut pun ditiriskan sambil dituang ke gelas-gelas kecil sebelum dikukus. Bagaimana menurut Anda ? Mudah bukan ? Selamat mencoba. (sumber)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan