Hosting Murah Hawkhost, Percobaan Kedua

Berawal dari beratnya loading blog, saya memberanikan diri untuk mencoba hosting murah Hawkhost. Ini adalah kali kedua saya memakainya. Saya merasa bahwa loading blog dan website yang ada di server yang sama, menjadi sedikit berat. Jadi, saya putuskan untuk memindahkan hosting salah satu blog, dan pilihan jatuh ke blog ini. Sayangnya, saya tidak mengabadikan proses pindah hosting ini. Saya lupa menyimpan detail langkah demi langkahnya. Mungkin akan saya tuliskan di sini, hanya, yang jelas tanpa gambar … 🙁

Kenapa Memilih Hosting Murah Hawkhost ?

Sebelum menjatuhkan pilihan, saya dihadapkan pada 2 opsi hosting. Yang pertama adalah Hawkhost dan yang kedua Namecheap. Awalnya, saya ingin menggunakan Namecheap. Karena menurut saya, hosting ini murah sekali. Hanya butuh kurang dari $10 untuk sewa hosting setahun, dengan kapasitas besar dan bandwidth unlimited. Sayangnya, setelah baca forum dan informasi lain, saya tahu bahwa cukup sulit untuk menginstall SSL gratis dari Let’s Encrypt. Mereka menyediakan hosting berbayar dan cukup mahal. Selain itu, data center yang hanya di US juga menjadi pertimbangan berikutnya, kenapa saya tidak jadi memilih Namecheap.

Akhirnya, memang Hawkhost yang menjadi pilihan saya. Di sini, saya bisa meng-install SSL Let’s Encrypt dengan mudah, dan ada beberapa pilihan server yang salah satunya di Singapura, yang akhirnya membuat saya memilih Hawkhost. Pemilihan server Singapura menjadi final karena target visitor blog yang hanya di Indonesia, dan itu yang paling dekat. Dengan jarak yang tidak terlalu jauh, saya yakin, blog ini akan lebih cepat terbuka dan diakses.

Hosting lama saya masih saya gunakan dan akan terus saya gunakan. Sudah lumayan berkurang ‘berat’-nya. Menurut saya.

Litespeed Webhosting adalah salah satu fitur dari Hawkhost yang juga menjadi pertimbangan. Kemudahan pembayaran dengan Paypal dan billing per bulan, juga memberi keuntungan lebih bagi blogger irit seperti saya. Harga hosting bulanan ini juga murah menurut saya. Hanya $5 saja. Kurang lebih. Bahkan sebenarnya, saya bisa saja mendapat harga lebih murah, yaitu kurang dari $3 per bulan, seandainya saya menyewa 2 tahun langsung. Tapi … ntar dulu ah … 😀

Dari membayar sejumlah itu, saya mendapatkan :

  • 10 GB disk space
  • Unlimited Bandwidth
  • Unlimited databases
  • Unlimited domains
  • Free SSL Certificates
  • Free Migrations
  • Free Memcached Server

hosting murah hawkhost

Saya jelas menggunakan SSL gratisnya. Hanya free migrations tidak saya tuntut, karena saya migrasi sendiri. Ada beberapa proses yang harus saya lalui. Insha Allah, akan saya ceritakan nanti di postinga berikutnya ya ? Tapi, sekali lagi tanpa gambar. Karena saya tidak sempat membuat screenshot-nya.

Mengenai bagaimana perkembangan blog ini setelah pindah hosting, akan saya ceritakan sebulan lagi ya ? Tolong ingatkan saya, kalau saya lupa … 😀