Satgas Berani Hidup untuk tekan angka bunuh diri

Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia telah dideklarasikan tanggal 10 September 2003. Nah, bertepatan dengan tanggal itu, Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, membentuk “Satgas Berani Hidup” untuk menekan angka bunuh diri di wilayah ini.

Hal ini dikemukakan Wakil Bupati Gunung Kidul Immawan Wahyudi di Gunung Kidul, Senin ini. Hari pencegahan Bunuh Diri Sedunia dicanangkan oleh IASP (International Association for Suicide Prevention). WHO (World Health Organization) telah mendeklarasikan di Stockholm pada 10 September 2003.

img from beranihidup.com
img from beranihidup.com

Ia mengatakan sesuai dengan tujuan satgas tersebut untuk merespon realita sosial tentang relatif tingginya angka bunuh diri di Gunung Kidul.

Satgas Berani Hidup untuk tekan angka bunuh diri

“Satgas tersebut terdiri atas wakil wakil dari lembaga kedinasan (pemerintah) dan unsur masyarakat baik kelembagaan maupun individual. Satgas tersebut akan membuat program tersetruktur, terorganisir dan terintegrasi untuk bersama sama mengatasi problematika sosial yang menjadi faktor risiko bunuh diri di Gunung Kidul,” paparnya seperti dilansir dari Antara.

Immawan lebih lanjut mengatakan, Satgas Berani Hidup merupakan sebuah momentum untuk menyatakan bahwa masyarakat Gunung Kidul pada dasarnya adalah masyarakat yang memiliki etos kerja yang tinggi, guyub rukun dan mempunyai tanggung jawab sosial yang luar biasa dalam wujud swadaya masyarakat yang sangat besar.