Lowongan CPNS 2014: Jawa Tengah 1.538 Formasi

Lowongan CPNS 2014: Jawa Tengah 1.538 Formasi – Proses perekrutan CPNS tahun ini memang dibuat lebih mudah dan cepat. Ini dikarenakan Kementerian Pendayaguaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) akan menyederhanakan sistem pendaftaran. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawian Daerah (BKD) Jawa Tengah, Suko Mardiono. Untuk perekrutan CPNS tahun ini, di Jawa Tengah akan ada 1.538 formasi yang dibuka untuk para pelamar. Di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah sendiri dibuka 166 formasi. Kuota selebihnya, tersebar di 30 pemerintah kabupaten/kota di seluruh provinsi kecuali  Rembang, Pemalang, Karanganyar, Kudus, dan Wonosobo.
Sistem pendaftaran tahun ini akan berbeda dengan sebelumnya. Karena, pendaftaran CPNS 2014 melalui sistem computer assisted test (CAT) yang dilakukan secara online. Pendaftar tinggal memasukkan data pribadi, tidak perlu persyaratan administrasi, demikian dikatakan Sekretaris Kemenpan-RB, Tasdik Kinanto.
Dengan adanya sistem ini, maka pendaftar CPNS tidak membutuhkan modal berlebihan seperti kartu kuning dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), surat keterangan kesehatan, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) yang bisa disusulkan setelah penerimaan pegawai.
Lowongan CPNS 2014
Untuk wilayah Sragen, pada tahun 2014 ini, Pemerintahan Kabupaten Sragen mendapatkan 30 kuota untuk diisi. Meskipun demikian, belum ada informasi tambahan dari Kemenpan-RB berkaitan dengan jumlah kuota tersebut. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sragen, Suwandi, saat ini pihaknya masih dalam posisi menunggu. Belum tentu membuka lowongan atau tidak hingga ada kepastian dari Kemenpan-RB. Namun demikian, dikatakannya bahwa kebutuhan pegawai negeri sipil di Sragen tergolong mendesak. Kekurangan tenaga terlihat pada sektor guru dan tenaga kesehatan. Disampaikannya seperti dikutip oleh Solopos, “Untuk kekurangan pegawai itu terjadi untuk guru dan tenaga kesehatan. Untuk tambahan guru menunggu tambahan dari rekrutmen tenaga honorer kategori 2 (K2).”
Suwandi juga belum berani memberikan kepastian angka kekurangan pegawai di wilayahnya. Menurut Kepala BKD Sragen ini, pihaknya belum bisa memaparkan informasi tersebut secara terperinci. Ditambahkan pula bahwa setiap tahunnya, ada sekitar 500 pegawai negeri sipil yang pensiun. Denagn demikian, jika kita menghitung sejak diberlakukannya moratorium pada 2008 lalu, ada 2500 pegawai yang pensiun.