Kebun Bunga Unik dengan Pot Granat

Kebun Bunga Unik dengan Pot Granat – Serangan militer Israel ke Palestina menuai banyak kecaman dunia internasional. Telah jatuh banyak korban jiwa yang merupakan rakyat sipil. Bahkan, termasuk di dalamnya anak-anak. Sungguh perbuatan yang sangat kejam. Terlebih lagi, serangan ini dilancarkan di saat umat muslim sedang menjalankan ibadah Ramadahan. Tidak ayal, kecaman terus berdatangan. Banyak pihak yang kemudian menjadi relawan, untuk membantu rakyat Palestina. Sosial mediapun ramai membahas masalah ini. Hashtag #Pray for Gaza adalah yang dipakai untuk membahas masalah itu.
Di tengah situasi yang mencekam itu, seorang wanita asal Palestina membuat kebun bunga unik. Perempuan Palestina yang tidak diketahui namanya ini menanam puluhan bunga cantik di pot bunga, yang terbuat dari tabung bekas gas air mata milik Israel. Ia dan keluarganya mengumpulkan ratusan tabung gas air mata bekas, yang dilemparkan oleh tentara Israel pada para demonstran Palestina selama tahun-tahun pendudukan dan ekspansi Israel di Palestina. Ia membuat kebun bunga unik dengan pot granat ini sebagai satu bentuk aksi damai dalam memprotes pendudukan Israel di wilayah Palestina, demikian dilansir Daily Mail.
Kebun Bunga Unik dengan Pot Granat
Kebun bunga unik dengan pot granat itu terletak di desa Bilin, dekat ibukota Negara Bagian Palestina, Ramallah. Pot-pot bunga itu diletakkan di sebidang tanah yang terletak di daerah yang direklamasi oleh Palestina dua tahun lalu setelah pertempuran dengan pasukan militer Israel. Pada saat itu sering terjadi bentrokan antara penduduk dan pasukan Palestina dengan prajurit Israel. Banyak sekali tabung berisi gas air mata yang yang dipakai dalam bentrokan-bentrokan ini.
Kebun Bunga Unik dengan Pot Granat
Dengan menanam bunga di bekas granat tersebut, wanita ini berniat menunjukkan bahwa seseorang dapat mengubah sesuatu yang negatif dan mengancam menjadi sesuatu yang positif dan indah. Aksi simbolis wanita Palestina ini banyak menuai pujian dari pengguna internet, karena dianggap sebagai contoh sempurna perlawanan dengan jalan damai.(sumber)