Jengkel Kena Tilang, Muhtar Bakar Kendaraan Sendiri

Kalau marah dan jengkel sudah menyusupi dan naik sampai ubun-ubun, apapun bisa dilakukan. Tentu saja, hal yang tidak masuk akal dan tergolong nekat. Seperti juga peristiwa yang terjadi di Kabupaten Bone, Gorontalo ini. Penarik becak bermotor jengkel kena tilang, ia bakar kendaraan sendiri. Muhtar Sulaeman begitu jengkel sehingga nekat membakar bentor-nya di depan polisi yang menilangnya.

Peristiwa ini terjadi di pertigaan Polsek Kabila, pada hari Jumat (26/2/2016). Waktu itu, Satuan Lintas Polres Bone Bolango tengah menggelar operasi. Ketika itu, Muhtar yang tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) terjaring dalam operasi lalu lintas tersebut. Di situ dirinya tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat kendaraan bermotornya. Demikian lansir Kompas.

Walaupun tidak dapat menunjukkan SIM, Muhtar tetap ngotot tidak mau ditilang. Adu mulut pun terjadi antara dia dan polisi lalu lintas yang menilangnya. Tidak lama kemudian, pria tersebut menumpahkan cairan bensin ke kendaraannya dan menyulutnya. Api berkobar membakar kendaraan roda tiga tersebut.

Kontan saja hal ini membuat kaget warga dan juga polisi di lokasi tersebut. Mereka beramai-ramai memadamkan api dari kendaraan itu.

“Muhtar kesal karena ditilang. Ia tidak dapat menunjukkan SIM,” kata Kabid Humas Polda Gorontalo Ajun Komisaris Besar Polisi Bagus Santoso.

Menurut Bagus, Muhtar pernah memiliki SIM C yang dikeluarkan Polres Bone Bolango. SIM itu telah masa berlakunya pada tahun 2013. Muhtar pernah mencoba mengurus perpanjangan SIM, tetapi gagal karena ia tidak dapat baca tulis alias buta huruf.