Farah Quinn di-bully Gara-gara Gambar Wanita Copot Sandal di ATM

Farah Quinn di-bully Gara-gara Gambar Wanita Copot Sandal di ATM – Saya yakin, Anda tentu mengenal seorang chef cantik dari negeri ini, Farah Quinn. Chef seksi ini memang jarang melakukan aktivitas yang kontroversial yang mengundang kritikan. Tetapi gara-gara sebuah foto wanita copot sandal di ATM, Farah Quinn di-bully. Kok bisa ? Ya, Farah meng-upload foto wanita yang mencopot sandal saat masuk ATM di akun Instagramnya. Ini komentar Farah soal foto yang ia upload itu.
“Mba Yu niatnya mau ke ATM atau ke mushola?,” tulis Farah disertai emoticon sedih, Selasa (14/10).
Tidak ada yang tahu tentang alasan Farah mengungggah foto tersebut. Tetapi, gara-gara foto itu, ada banyak komentar pedas dari follower-nya. Salah satunya dari akun Instagram @reeryvitry, seperti dilansir Merdeka.com.
“Kok org sopan ditertawakannn… captionnya jg agak menyinyir bgd sih. Namanya org Indonesia tuh kental bgd am budaya dan tata kramanya. Mkanya mbak jgn terobsesi gara2 tinggal di luar barat sana. Gue tinggal diluar jg kok, tp gue hrs bsa membedakan tata krama gue klo gue lg diindo dan diluar. Diindo emg hrs lbih behave yg baik ssuai budaya qta org indo. Lahh… klo dluar negri,, kasarnyaaa “elo mo telanjang dijlanan aja org bodo amat” istighfar,” tulis @reeryvitry.
“Memandang rendah org lain atopun itu just make a fun cukup buat diri sendr aja @farahquinnofficial ga perlu diposting spt ini, jadi ny bnyk komen negatif niy.. Terkesan angkuh dg barang branded yg ter capture jg.. 🙂 i adore you cos you are a beautiful and smart woman so act as kindly woman too.. Xoxo,” tulis puchasayerz.
foto wanita copot sandal di atm by farah quinn
Ada juga yang ekstrim seperti akun @chiko_oneday, 
“SETINGAN BANGET CKCKKCKCKCKC”
He..he.. benarkah settingan ?
Ada juga yang mendukung seperti akun @didanridwan,
“Yg ngebully ga penting deeh. Langka loh beginian di indo hahaa.”
Terlepas dari mana yang Anda dukung, seperti telah berlaku sebelumnya, bahwa akun sosial media kita mencerminkan siapa diri kita. Karena apa yang kita tulis, itulah yang ada di otak kita. Apa yang kita katakan, mencerminkan siapa diri kita.