Doni, Perampok Keren dengan Mobil Juke dan Kos Mewah

Doni, Perampok Keren dengan Mobil Juke dan Kos Mewah – Aparat kepolisian berhasil meringkus Doni Iswanto (29th), di rumah kos mewah-nya. Rumah kos mewah itu berada di Jl Kran IV, Nomor 5, RT 16/6, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat pada 8 Agustus 2015. Kamar kos Doni si perampok keren itu dilengkapi AC, kamar mandi dalam dengan shower, juga kasur spring bed dan kamar yang luas. Tidak tanggung-tanggung, harga sewa kamar kosnya Rp 2,5 Juta per bulan.

Komisaris Gunardi, Kanit 1 Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengatakan, bahwa mobil dan uang sewa kos tiap bulan itu dibayar Doni dari hasil kejahatannya. Selain kos mewah, Doni juga memiliki 1 unit mobil Nissan Juke. Mobil ini belum lama dibeli, usai dia dan kelompoknya mendapat hasil rampokan besar pada rentang Juni hingga Juli 2015. Kelompok ini telah 15 kali melakukan aksinya dan memperoleh total hasil rampokan sebesar Rp 800 Juta. Dari hasil ini, Doni memperoleh bagian Rp. 200 Juta.

Doni, Perampok Keren dengan Mobil Juke dan Kos Mewah
img from wartakota

“Nah, 190 jutanya itu Ia belikan mobil Nissan Juke itu,” kata Gunardi kepada Wartakotalive.com di ruang kerjanya, Selasa (25/8/2015).

Dilansir dari Warta Kota, menurut Komisaris Gunardi, Doni Iswanto telah bergabung dengan kelompok kejahatan jalanan yang dipimpin oleh Heryanto ini sejak tahun 2012 lalu. Di tahun 2012 itu juga, Heryanto pernah tertangkap oleh Gunardi dan dihukum penjara oleh Pengadilan. Tetapi pada tahun 2012 itu Doni tidak ikut tertangkap.

Setelah Heryanto bebas dari tahanan, Doni kembali menjadi anak buah lelaki berbadan tambun dengan tampang seram itu. Kelompok Heryanto ini adalah pelaku kejahatan yang melakukan perampokan dengan mengempiskan lebih dulu mobil korban sasarannya.

Yang menjadi target aksi mereka, sebagian besar adalah nasabah bank dan orang-orang yang menukarkan uang di Money Changer. uang akan diambil, setelah pelaku mengempiskan ban mobil korban. Saat korban lengah, barulah pelaku merampas uang yang diincar. Hingga saat ini, sudah 3 orang anggotanya yang tertangkap. Sementara 2 orang lainnya, termasuk Heryanto sang pemimpin, masih buron.