4 Tanda Kekurangan Serat

4 Tanda Kekurangan Serat – Kekurangan serat di tubuh, akan membawa akibat yang fatal bagi kesehatan. Kebutuhan akan serat ini harus selalu terpenuhi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali, apa tanda-tanda kekurangan serat itu. Serat yang terkandung pada makanan yang kita konsumsi, memang mempunyai manfaat yang cukup signifikan bagi tubuh. Manfaat mengonsumsi serat ini sudah dikenal sejak lama, yaitu sejak tahun 1970. Serat makanan ini sebetulnya adalah bahan yang menyusun dinding sel tanaman yang biasanya terdapat dalam tumbuh-tumbuhan. Studi membuktikan bahwa orang yang sering mengonsumsi serat, jarang mengalami sakit. Makanan yang mengandung serat, dalam prosesnya akan diserap oleh saluran pencernaan. Terdapat 2 jenis serat yang biasa dikenal dalam dunia kesehatan, yaitu serat yang larut dalam air dan serat yang tidak larut dalam air.

Baca juga :

Apabila kurang mengonsumsi buah, sayuran, dan biji-bijian, maka ada baiknya Anda berhati-hati karena bisa menimbulkan potensi penyakit jantung, kanker, dan sebagainya. Ada 4 tanda kekurangan serat yang perlu diperhatikan.

4 Tanda Kekurangan Serat

4 Tanda Kekurangan Serat

 

Naiknya berat badan

Mengkonsumsi serat membuat kita cepat merasa kenyang, namun dengan kualitas nyaman. Jika Anda tidak mengalami perasaan itu, ada baiknya Anda mulai mengonsumsi serat sebanyak 25-35 gram sehari.

Susah buang air besar/Sembelit 

Indikasi sembelit bisa diketahui lewat kurangnya melakukan buang air besar dalam sepekan, serta feses keras dan kering. Selain itu, sembelit juga bisa muncul karena kurang olahraga dan pengaruh obat-obatan yang dikonsumsi. Untuk mengantisipasi hal ini, ada baiknya Anda mulai sering mengonsumsi apel, wortel, brokoli, dan biji-bijian secara bertahap. Kelima makanan ini memiliki kandungan serat yang bagus. Selain itu, upayakan untuk banyak minum air dan berolahraga secara teratur.

Fluktuasi kadar gula

Penyakit-penyakit seperti diabetes melitus dan sulit mengontrol kadar gula darah, salah satu faktor pemicunya ialah kurang serat. Untuk mengantisipasinya, tambahkan beberapa produk segar dan makanan tinggi serat dalam diet Anda.

Mual terkait dengan diet 

Konsumsi kalori yang sebagian besar diperoleh dari makanan tinggi protein atau rendah karbohidrat tidak hanya menaikkan kolesterol, tapi juga membuat Anda lemah, mual, dan lelah. Karena itu, tingkatkan asupan serat dan kurangi makanan berlemak.

Nah, sekarang Anda sudah tahu cara mengetahui apakah tubuh sudah cukup dipenuhi oleh serat-serat makanan atau belum. Jika ada salah satu indikasi di atas yang sering dialami, sebaiknya Anda segera memperbanyak konsumsi serat dan konsultasikan dengan dokter terdekat.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan